Ringkasan Khotbah

24
Mei 2020
Yohanes 14:26
Ps. Benny Yulianto, S. Th.

Di dalam kita memperingati kenaikkan Tuhan Yesus ini, kita perlu mengingat satu pesan dari Tuhan Yesus yang harus selalu diingat, yaitu: Roh Kudus Sang Penghibur itu yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. Janji Tuhan tidak akan meninggalkan orang percaya sebagai yatim piatu tetapi Dia akan terus menyertai kita melalui Pribadi Allah Roh Kudus (Yohanes 14:18).

Ada 2 Peranan Roh Kudus yang dijanjikan Bapa dalam kehidupan orang percaya, yaitu:

1. Mengajarkan segala sesuatu kepada orang percaya. Pada kenyataannya ada banyak perkara yang tidak mampu kita pahami, seperti kejadian hari-hari ini yang membuat banyak orang merasa terkejut dan tidak siap diri. Jika kita tidak mampu untuk memahami, maka kecenderungannya kita akan putus asa. Oleh sebab itu, perlu kehadiran Roh Kudus yang dijanjikan itu dalam hidup kita yang akan memberikan pengertian kepada kita dalam segala sesuatu agar kita memahami dan tidak menjadi putus asa (2 Timotius 2:7). Roh Kudus memberikan iluminasi ketika kita membaca firman Tuhan dengan haus dan lapar. Dia akan memberikan pewahyuan dan hikmat utk menuntun dan membimbing kita kepada kebenaran firman Tuhan. Ketika kita diperhadapkan pada situasi di mana kita tidak tahu apa yang harus kita lakukan, maka Roh Kudus secara adikodrati akan membimbing kita untuk melakukan sesuatu (Lukas 12:12). Marilah kita benar-benar hidup di dalam pimpinan Roh Kudus yang selalu mengajar kita akan segala sesuatu baik melalui firman maupun pewahyuan-pewahyuan- Nya, seperti Musa yang tidak mau bertindak tanpa Tuhan berjalan bersama dia.

2. Mengingatkan semua yang telah difirmankan-Nya. Roh Kudus akan mengingatkan kepada kita segala sesuatu yang pernah dikatakan-Nya. Jadi segala sesuatu yang sedang terjadi maupun yang akan terjadi itu semua sudah dikatakan oleh Tuhan Yesus yang tertulis  dalam Alkitab (Yohanes 16:4). Contoh: Misalnya wabah yang kita alami sekarang ini, sudah disampaikan dan tertulis di dalam Alkitab (Lukas 21:11). Dan masih ada peristiwa-peristiwa yang lebih dahsyat lagi sehingga kita harus memahami dan bersiap diri. Berdoa untuk pemulihan keadaan memang tidak salah, tetapi Alkitab mengajarkan untuk kita berdoa agar kita dimampukan untuk hidup dalam kondisi apapun (Filipi 4:13). Pentingnya untuk mengingat pesan Tuhan: 2.1. Agar tidak menjadi kecewa dan kandas imannya. Segala sesuatu yang terjadi yang tidak sesuai yang kita harapkan dapat menjadikan hati kita kecewa. Kemurtadan terjadi karena kecewa terhadap Tuhan (Matius 24:25, Yohanes 16:1). Apapun yang kita hadapi jangan pernah kecewa dengan Tuhan. Roh Kudus akan menyertai kita dan memampukan kita menjadi kuat untuk menghadapi segala persoalan.  2.2. Membangun iman (Yohanes 14:29). Kelemahan iman terjadi akibat dari ketidaktahuan akan firman Tuhan yang disebabkan karena kurangnya membaca dan mendengar firman Tuhan. Maka peran Roh Kudus menyertai orang percaya untuk membukakan rahasia-rahasia Allah supaya orang percaya mengerti, memahami, dan memiliki iman yang teguh (Efesus 3:9-11). Kesimpulan: Jangan ada orang percaya yang seolah olah tidak mengerti dan tidak memahami apa yang sedang terjadi sehingga menjadi putus asa dan akhirnya kecewa dan meninggalkan Tuhan, tetapi hendaknya kita sadar akan perlunya membangun hubungan dengan Roh Kudus sebab dengan begitu kita akan beroleh pimpinan dan penyertaan-Nya. Amin!

5
Jul 2020
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.
28
Jun 2020
Ps. Benny Yulianto, S. Th.
21
Jun 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
14
Jun 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.