Ringkasan Khotbah

21
Jan 2024
Amsal 30:15
Bp. Surya Supeno

Seringkali kita rajin berdoa namun isi doa kita hanya tentang diri kita sendiri, yaitu untukku dan untukku. Amsal menggambarkannya seperti lintah yang menyedot darah. Pernahkah kita berdoa bagi orang lain? Atau kita hanya berdoa bagi kepentingan kita sendiri? Jika kita hanya selalu berdoa untuk kepentingan kita sendiri, maka kita seperti lintah, dan Kerajaan Surga tidak bisa masuk dalam diri kita. Keinginan kita pasti tidak akan ada habisnya, jika kita berdoa hanya untuk meminta apa yang kita inginkan bagi diri kita saja, maka kita tidak akan pernah ada waktu untuk berdoa bagi orang lain.

Bagaimana kita seharusnya berdoa agar berkenan di hati Tuhan? Lukas 11:5-10. Berdoa bukan hanya untuk diri kita sendiri saja tapi berdoa bagi orang lain juga. Raja Salomo ketika berdoa meminta hikmat, ia memikirkan untuk kepentingan rakyatnya, bukan untuk dia sendiri. Karena dia seorang raja maka jika dia berhikmat, rakyatnya akan sejahtera, sehingga Salomo meminta hikmat. Doa Salomo berkenan di hadapan Tuhan, bahkan Tuhan memberi lebih dari yang Salomo minta, yaitu kekayaan dan kemuliaan. Kerajaan Surga bicara tentang kuasa, bukan hanya tentang kata-kata (Efesus 3:20).

Bagaimana caranya agar kuasa Tuhan turun atas kita? Dengan melakukan Firman Tuhan. Apa yang menurut dunia benar, bukan berarti itu yang Tuhan mau. Seringkali apa yang Tuhan minta untuk kita lakukan, bertentangan dengan apa yang kita pikirkan dan lihat. Tapi ketika kita melakukan apa yang Tuhan mau, di situlah Tuhan akan menunjukkan kuasa-Nya atas kita. Kuasa doa itu sungguh nyata, ketika kita mendoakan orang lain, Kerajaan Surga dengan segala kuasa-Nya bisa kita nikmati dalam hidup kita.

Berdoalah bukan hanya meminta apa yang kita butuhkan, tapi berdoalah bagi orang lain di sekitar kita. Amin. Tuhan memberkati!

25
Feb 2024
Bp. Natanael Sugiarto
11
Feb 2024
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
4
Feb 2024
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.