Ringkasan Khotbah

18
Sep 2022
Ulangan 8:11-19
Bp. Natanael Sugiarto

Kita sering mendengar dan membaca tulisan: hati-hati jalan licin, hati-hati jalan berlubang, hati-hati  sering terjadi kecelakaan. Hati-hati berarti bahwa kita perlu waspada, kita perlu serius dan betul-betul fokus akan apa yang sedang kita lakukan. Tuhan berkata kepada bangsa Israel melalui Musa agar mereka berhati-hati akan apa yang sudah mereka dapatkan dan jangan sampai melupakan Tuhan. Orang yang melupakan Tuhan akan binasa (ayat 11, 14, 19). Janganlah melupakan segala kebaikan Tuhan dalam hidup kita (Mazmur 103:1-5).

Hikmat apa yang dapat kita petik?

1. Jangan melupakan Tuhan (1 Samuel 21:1-2, 8-9). Daud sempat lupa akan pertolongan Tuhan karena pikirannya fokus pada Saul yang mengejar-ngejar untuk membunuhnya. Imam Ahimelek mengingatkan Daud dengan pedang Goliat. Sebenarnya Daud ingat akan kebaikan Tuhan yang pernah ia alami ketika ia mengalahkan Goliat, namun ketika Daud melihat panglima perang Saul, ia lupa kebaikan Tuhan, ia langsung lari ketakutan (1 Sam. 21:10-13). Melalui pengalaman Daud inilah ia menuliskannya dalam Mazmur dan mengingatkan kita agar jangan melupakan Tuhan dalam keadaan apapun. Sama seperti ketika menanam padi, kita harus ingat bahwa sumber berkat itu sendiri adalah Tuhan, Ia yang memberikan hasil untuk dipanen  (Yesaya 17:10-11).

2. Tuhan tidak pernah melupakan (Yesaya 49:14-16). Seperti orangtua yang tidak pernah melupakan anaknya, apalagi Bapa kita yang ada di Sorga. Kalau ada masalah, ada sakit penyakit, dll., datanglah pada Tuhan. Ia tidak pernah melupakan kita (Lukas 12:6-7). Hidup kita ada di tangan Allah.

Amin. Tuhan memberkati!

18
Sep 2022
Bp. Natanael Sugiarto
11
Sep 2022
Bp. Bambang Sulistyo
4
Sep 2022
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
28
Agu 2022
Bp. Bambang Sulistyo