Ringkasan Khotbah

12
Des 2021
Lukas 23:33-43
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.

Apakah anda tahu tentang prosedur operasi plastik? Orang orang melakukan prosedur operasi plastik untuk memperbaiki penampilan luar mereka. Prosedur operasi plastik bisa merubah penampilan luar manusia, tetapi itu tidak bisa merubah DNA atau pembawa sifat keturunan. Perubahan yang terjadi karena tindakan luar semata tidaklah permanen, mempunyai kecenderungan kembali lagi ke keadaan aslinya.Tuhan Yesus mengajarkan bahwa perubahan harus dimulai dari dalam (Matius 23:25-28).Alkitab menunjukkan perubahan hidup tokoh-tokoh Alkitab dengan masa lalu mereka yang buruk. Sifat-sifat buruk, perbuatan yang tercela, keputusan-keputusan yang salah, dll. tetapi diubah Tuhan menjadi jauh lebih baik. Dan semua perubahan ini terjadi dimulai dari dalam diri mereka. Merubah mereka menjadi manusia baru yang mengambil keputusan sesuai kehendak Tuhan, berkata dan bertindak sesuai kehendak Tuhan, bukan karena terpaksa.

Alkitab adalah buku yang jujur. Alkitab menunjukkan kelemahan tokoh-tokoh iman dan perubahan hidup mereka.Kita diajar untuk tidak melakukan kesalahan yang mereka lakukan, kita dapat melihat dan meneladani perubahan hidup mereka.Banyak yang mengawali hidupnya sebagai orang yang jahat, tetapi akhirnya mereka bertobat dan menjadi tokoh yang luar biasa baik. Mantan penjahat lebih baik daripada menjadi mantan orang baik. Mari melihat bagaimana Tuhan menolong mantan penjahat menjadi tokoh iman yang luar biasa. Tidak disebutkan namanya di Alkitab, tetapi perubahan hidupnya menunjukkan karya Tuhan merubah orang dari dalam hatinya.

Kitab Matius dan Markus menunjukkan bahwa kedua orang penjahat yang disalib di samping Tuhan Yesus pada awalnya menghujat dan menghina-Nya (Matius 27:38, 44dan Markus 15:27, 32). Ingat, hukuman penyaliban adalah hukuman yang diberikan kepada penjahat yang melakukan kejahatan yang sangat berat pada masa itu. Jadi orang yang disalibkan bersama Tuhan Yesus adalah penjahat/kriminal kelas berat yang benar-benar dianggap sebagai sampah masyarakat. Hanya Yesus yang tidak berdosa pada saat itu. Ia disalib karena menanggung hukuman dosa seluruh umat manusia dalam segala zaman, bukan karena Ia bersalah.Namun pada akhirnya ada satu orang penjahat kelas berat itu yang benar-benar bertobat (Lukas 23:40-42). Tuhan Yesus berkata bahwa mantan penjahat yang bertobat di akhir hidupnya itu akan ada bersama-sama dengan Yesus di dalam Firdaus (Lukas 23:43). Lalu mengapa pada akhirnya ada satu orang penjahat kelas berat itu yang benar-benar bertobat? Perhatikan bahwa penjahat itu bertobat setelah ia mengamati semua kejadian di depan matanya. Apa yang ia lihat? Yesus disalibkan meskipun Ia tidak bersalah. Yesus dihina oleh para rohaniwan Yahudi. Yesus dihina oleh para prajurit Romawi. Yesus dipermalukan dan direndahkan habis-habisan. Yesus mengampuni dan mendoakan mereka agar merekapun mendapatkan pengampunan. Ia mendengar Yesus mendoakan agar dirinya diampuni. Melihat semuanya itu, mata hatinya terbuka, ia menanggapi kasih yang luar biasa itu dengan membuka hati untuk menerima pengampunan Tuhan. Ia mengerti bahwa Yesus adalah Juruselamat dunia, yang akan hidup kembali dan menjadi Raja atas segala raja. Ia hanya meminta untuk diingat.Tetapi ia mendapatkan lebih.Dari perkataan penjahat yang bertobat itu kita mengerti bahwa penjahat itu rupanya mengerti Kitab Taurat tetapi jalan hidupnya salah. Di hari terakhir kehidupannya ia mendapatkan kesempatan untuk diselamatkan, dan ia mengerti ia tidak layak menerima kasih sebesar itu, ia dipulihkan dari lubuk hatinya yang terdalam. Tahu Firman tidak menjamin kita mau hidup di dalam Firman. Mantan penjahat yang tahu Firman ini akhirnya menyambut uluran kasih Tuhan.Ia dipulihkan.

Apa hikmah yang dapat kita petik dari kisah seorang mantan penjahat ini?

1. Rumah Tuhan menyediakan kesempatan terbuka bagi semua orang. Lihat Tuhan Yesus membuka pintu pengampunan bahkan hingga pada titik terakhir penjahat itu.Gereja ini adalah milik Tuhan, jadi seharusnya gereja ini menjadi tempat di mana orang-orang dapat menemukan pengampunan dan pertolongan Tuhan. Pernyataan visi gereja kita: We see a church where people find LOVE and live to Christlikeness. Maksud “LOVE“ = Pribadi Tuhan. Christlikeness (Keserupaan dengan Kristus) dalam karakter danpelayanan (1 Yohanes 4:8, 16). Tuhan memang menerima kita apa adanya, tetapi tidak membiarkan kita tetap tinggal apa adanya. Tuhan akan memperbaharui kita. Kedua penjahat itu sebenarnya dapat menggambarkan 2 macam manusia di muka bumi ini, ada yang mau bertobat dan ada yang tetap mengeraskan hati (Roma 3:23-24). Sebagai seorang mantan penjahat yang mendapat kemurahan hati Tuhan dan diselamatkan, saya ingin orang-orang mendapatkan kesempatan yang sama.Sebagai orang yang diubahkan Tuhan dari dalam hati, saya ingin orang lain mengalami perubahan hidup dalam Tuhan.Apakah Anda mau menolong saya mewujudkan hal ini? CARE (Connect - Accept - Renew - Equip). Tempat di mana kita bisa belajar mewujudkannya. Dalam proses pembelajaran pasti ada jatuh bangun, gagal dan berhasil dalam setiap tahapannya. Satu hal yang perlu: Tetaplah maju dan lebih baik dari hari ke hari.Tuhan sabar membimbing dan memurnikan Abram dan Sarai. Tuhan sabar menolong Ishak dan juga Yakub. Tuhan sabar membimbing Daud mencapai kedewasaan imannya. Petrus pernah bersalah dan dipulihkan. Markus juga, dan bahkan Paulus! 1 Timotius 1:15-16.Kita semua ada di dalam proses pemurnian dan pendewasaan Tuhan. Semua bergerak maju sesuai kecepatan masing-masing. Untuk apa saling menyerang dan menjatuhkan? Lebih baik saling menasihati dan saling mendorong untuk maju dalam Tuhan. Kita berjalan berdampingan dengan sesama orang percaya dengan tingkat kedewasaan karakter dan pengertian yang berbeda. Perubahan permanen dari dalam hati dialami oleh orang yang membuka hatinya untuk kasih Tuhan. Mantan penjahat yang bertobat itu menyadari keadaan dirinya dan kebaikan Tuhan. Ini adalah perubahan yang terjadi dari dalam! Bukan karena agar terlihat bagus, tetapi karena sebuah kesadaran.

2. Setiap orang memiliki waktu tersendiri untuk mengalami perjumpaan yang mengubahkanBahkan di kayu salib, di akhir hidupnya di dunia ini, mantan penjahat itu mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan, yang mengubahkan hidupnya. Abram dan Sarai perlu banyak pengalaman untuk menjadi Abraham dan Sarah.Yakub perlu waktu untuk menjadi Israel. Yunus perlu waktu untuk memahami hati Tuhan yang mengasihi segala bangsa melalui aneka pengalaman yang dialaminya. Salomo perlu waktu untuk menyadari bahwa semua hal duniawi yang dia nikmati secara berlebihan ternyata sia-sia (Pengkhotbah 12:1-8). Ada satu kalimat menarik yang diucapkan oleh Paulus bahwa di antara semua orang berdosa, ialah yang paling berdosa dan ia menerima pengampunan sebagai sebuah anugerah terbesar. Mengapa Paulus berkata demikian? Kisah Para Rasul 7:58-60Darah dan doa Stefanus ketika ia dirajam tidak membuat Saulus bergeming. Padahal apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus menyadarkan penjahat terburuk yang tergantung di kayu salib, tetapi doa yang kurang lebih sama yang dikatakan Stefanus tidak melembutkan hatinya saat itu. Kejam? Sadis? Tidak punya hati?  Selanjutnya, apa yang dilakukan Saulus? Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh (Kisah Para Rasul 8:1-3). Memang perubahan tidak bisa dipaksakan mengikuti cara dan waktu kita. Tetapi Tuhan Yesus tidak pernah menyerah untuk menolong Paulus. Itulah sebabnya Paulus akhirnya berkata bahwa ia yang paling berdosa di antara semua orang berdosa. Ia menyadari bahwa meskipun ia sangat beragama, tetapi pengertiannya salah, dan ia ternyata sedang melawan Allah. Ia sadar betul Allah sangat mengasihinya. Kesabaran Tuhan telah menyelamatkan hidupnya.

Maukah Anda terus bersabar, mendoakan, dan berusaha menolong orang-orang yang Anda kenal dalam hidupmu untuk hidup di dalam jalan Tuhan? Yakobus 5:10. Amin. Tuhan memberkati!

23
Jan 2022
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
16
Jan 2022
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
9
Jan 2022
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
2
Jan 2022
Bp. Bambang Sulistyo