Ringkasan Khotbah

31
Okt 2021
Roma 8:28-30
Bp. Natanael Sugiarto
Bila kita mendengar kata pelayanan atau melayani biasanya orang berpikir bahwa itu adalah tugas pastor atau pemimpin rohani, padahal dalam Alkitab, Yesus berkata dalam Lukas 5:10-11 mengenai penjala ikan yang dipanggil menjadi penjala manusia. Dengan kata lain, Tuhan rindu agar semua umat- Nya terlibat dalam pelayanan. Melayani adalah panggilan dan tanggung jawab kita bersama. Dalam 2 Raja 5:1-3, 15, kita dapat melihat kisah tentang Naaman yang sakit kusta yang mendapat jalan kesembuhan melalui saran dari seorang gadis yang menjadi hamba istri Naaman. Tuhan sungguh bisa memakai siapa saja untuk menjadi alat-Nya dan untuk melayani-Nya. Kita juga bisa melihat di dalam Alkitab dari kisah perempuan Samaria di tepi sumur yang kemudian berjumpa dengan Yesus dan bertobat lalu kembali ke tempat asalnya dan membawa penduduk sekitarnya mengenal Tuhan, dan juga kisah Zakheus. Orang-orang yang kadang terlihat rendah dan hina di mata dunia namun tidak pernah luput dari pandangan Tuhan untuk dilayakkan melayani Dia.
 
1. Mengapa kita harus melayani?
Karena Tuhan sudah melayani kita terlebih dahulu (Markus 10:45). Bukti kalau Tuhan sudah melayani kita terlebih dahulu: Amsal 6:22. Hidup kita ini sudah ditebus bukan dengan barang fana, bukan dengan emas, perak, melainkan dengan darah Kristus. Dulu hidup dalam kegelapan, sekarang sudah diterangi dengan firman Tuhan (Mazmur 119:105).
 
2. Kita melayani untuk siapa?
Untuk Tuhan dan sesame (Galatia 5:13). Saling melayani harus dimulai terlebih dulu dari lingkungan keluarga. Selain itu, melayani di gereja sangat penting. Tanpa adanya orang mau melayani, maka ibadah tidak akan berlangsung dengan maksimal.
 
3. Memberi tugas melayani sebenarnya dari siapa?
Jawabannya ada dalam Kisah 20:24. Tugas melayani dating langsung dari Tuhan Yesus yang merupakan Kepala Gereja.
 
4. Yang menghormati siapa kalau kita melayani Tuhan?
“…Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.” Yohanes 12:26. Kita akan mendapat hormat dari Bapa di Sorga atas pelayanan yang kita lakukan dengan setia di dunia. Karena itu marilah kita melayani dengan penuh semangat dan tidak menjadi kendor (Roma 12:11).
 
Selama kita masih diberi kesempatan oleh Tuhan, marilah kita gunakan hidup kita untuk melayani Tuhan dan setia sampai akhir hingga akhirnya kita akan memperoleh mahkota kehidupan (Wahyu 2:10b). Amin. Tuhan memberkati!
21
Nov 2021
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
14
Nov 2021
Bp. Bambang Sulistyo
7
Nov 2021
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
31
Okt 2021
Bp. Natanael Sugiarto