Liputan Video

Jerat Dosa

Yesaya 61:1


Jerat dosa tidak hanya memperbudak manusia secara rohani tetapi juga memperbudak manusia secara jasmani. Dan jerat dosa harus dilepaskan agar kita mengalami kemerdekaan dalam segala hal.

Yesaya 61:1 berkata “Roh Tuhan Allah ada padaku, oleh karena Tuhan telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara.”

Perbudakan jasmani yang dialami oleh orang-orang Yahudi di Babel dan di Persia diakibatkan karena mereka diperbudak terlebih dahulu oleh konsep-konsep berpikir dan nilai-nilai hidup yang salah yang mereka anut selama bertahun-tahun. Dimana mereka dengan sengaja terus memberontak melawan Tuhan. Sehingga pada akibatnya ketika mereka terus memberontak melawan Tuhan maka mereka mengalami perbudakan jasmani. Dan ketika mereka berseru-seru kepada Tuhan, Tuhan berjanji bahwa suatu hari Juruselamat dunia akan datang. Pada saat kedatangan sang Mesias sebenarnya mereka sudah tidak diperbudak oleh Babel dan Persia, tetapi mereka masih diperbudak oleh bangsa Romawi pada waktu itu.

Tetapi sekali lagi firman Tuhan mengatakan bahwa ketika orang diperbudak secara rohani, jasmaninya pun juga diperbudak. Contohnya jika orang memelihara konsep berpikir bahwa kesenangan adalah segala-galanya, nafsu adalah segala-galanya, maka dia akan diperbudak oleh obat-obatan terlarang, hobi, terus kemudian seks bebas. Kalau orang berpikir bahwa ketika harta kekayaan adalah segala-galanya, maka dia akan berpikir bahwa dia harus mencari uang sebanyak-banyaknya, tanpa sadar dia diperbudak oleh uang. Sehingga meskipun tampaknya dia bebas tetapi sebetulnya dia terikat oleh semuanya itu bukan. Ketika orang berpikir bahwa dendam adalah segala-galanya dia akan dipenjara oleh sakit hatinya. Dan tidak menutup kemungkinan ketika itu terus dipelihara, dia pun akan mengalami kehancuran jasmani.

Oleh karena itu Tuhan berkata bahwa kedatangan sang Juruselamat yaitu Tuhan Yesus terlebih dahulu fokus untuk melepaskan manusia dari jerat dosa dari nilai-nilai hidup yang salah yang dianut; Tuhan akan mengajarkan bagaimana hidup takut akan Tuhan dalam firman-Nya.

Dengan demikian pada saat rohani manusia dilepaskan dari jerat dosa maka kebebasan jasmani pun dengan segera dapat mereka alami. Demikian pula dalam kehidupan kita apakah ada konsep-konsep berpikir dan nilai-nilai hidup yang salah yang kita pikir benar? Lepaskan semuanya itu, percayalah kepada apa yang Tuhan Yesus katakan, apa yang firman Tuhan katakan, sehingga kita tidak terikat jerat dosa dan kemudian kelepasan jasmani pun juga kita terima.

Tuhan Yesus memberkati!

22
Jul 2019
di Ruang Ibadah
Pkl. 18:00
28
Jul 2019
di Ruang Ibadah
Pkl. 08:30
29
Jul 2019
di Ruang Ibadah
Pkl. 19:00
21
Jul 2019
Ps. Benny Yulianto, S. Th.
7
Jul 2019
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.
30
Jun 2019
Pdt. Dr. Subagio M., M. Th.