Ringkasan Khotbah

1
Mar 2020
Kis. 1:8
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.

Banyak orang Kristen yang kurang paham tentang Roh Kudus. Mungkin sejak kecil/Sekolah Minggu, kemudian ketika masuk komunitas remaja, pemuda, dan dewasa,mereka sering diajarkan tentang cerita tokoh-tokoh di Alkitab, doa, dan mujizat. Hal tersebut memang tidak salah, semuanya benar. Tetapi begitu ada pelajaran atau khotbah tentang Roh Kudus, mereka tidak berminat, kurang respon, dan bahkan ada yang menolak tentang Roh Kudus. Kita harus mengert ibahwa manusia yang berdosa, kemudian bertobat, terus mengaku dari dalam hati dan percaya pada Yesus, dan oleh Allah, maka disebut sebagai anak Allah (Yoh. 1:12). Karena kita menjadi anak Allah, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya untuk tinggal di dalam hati kita. Sama halnya seperti kalau kita diangkat anak oleh seseorang, dan orang itu sebagai bapak kita, maka waktu kita berada di rumah orang itu, setiap makanan dan minuman yang ada di rumah orang itu bisa bebas kita makan dan minum juga tanpa harus izin kepada orang tersebut, karena apa? Karena apa yang bapak miliki, itu juga dimiliki oleh anak. Jadi kalau kita ini sebagai anak Allah, dan Allah kita di surga menjadi Bapa kita, maka apa yang Bapa miliki di surga, itu juga yang menjadi milik kita.

Selain kita diangkat jadi anak Allah, kita perlu ketahui bahwa Allah telah menyuruh Roh Kudus untuk tinggal ke dalam hati kita, dan ketika Roh Kudus ada dalam hati kita, ada kuasa-Nya yang disebut Kuasa Roh Kudus. Kuasa Roh Kudus ini adalah kuasa yang DUNAMIS, yaitu mempunyai kekuatan yang besar, yang dahsyat, dan yang dapat mengalahkan kuasa setan. Maka dari itu kita perlu dibaptis Roh Kudus (Mat. 3:11). Yang membaptis kita dengan Roh Kudus sebenarnya bukan manusia atau pendeta, melainkan Yesus sendiri. Ada banyak orang kristen yang salah pengertian, merasa harus dibaptis oleh pendeta tertentu agar menerima baptisan Roh Kudus, padahal baptisan Roh Kudus bukan karena pendetanya tapi karena Yesus yang berkuasa. Seringkali, orang tidak dapat menerima baptisan Roh Kudus karena terlalu menggunakan akal pemikirannya dan terjebak dalam pemahaman yang salah sehingga ketika dibaptis Roh Kudus, mereka tidak menerimanya. Sekarang pertanyaannya, bagaimana cara dibaptis Roh Kudus? 1. Bertobat lebih dahulu. 2. Punya kerinduan dalam hati kita. 3. Minta dengan iman dan terima dengan iman. Semua orang percayayang bertobat, ada kerinduan, dan meminta dengan iman pasti akan mengalami baptisan Roh Kudus (Kis. 2:2-4). Setelah kita mengalami Baptisan Roh Kudus, itu bukan untuk kebanggaan diri, melainkan tanda kita menerima kuasa Allah, diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi yaitu kuasa Roh Kudus, sehingga kita dimampukan oleh Roh Kudus untuk memberitakan Injil, untuk menyampaikan kabar baik, kabar kesukaan yaitu Firman Tuhan dan bersaksi sampai ke ujung bumi (Kis. 1:8). Tuhan Memberkati!

22
Mar 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
15
Mar 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
8
Mar 2020
Pdt. Johan Chrisdianto
1
Mar 2020
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.