Ringkasan Khotbah

9
Feb 2020
Matius 11:28-30
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.

Sebagai makhluk sosial, kita hidup saling membutuhkan dan saling menghargai. Kita perlu bergaul dengan tetangga, teman-teman, masyarakat, karyawan,dll. Kita tidak bisa hidup sendirian, tetapi kita butuh orang lain. Sebagai makhluk sosial, ternyata hidup ini kadang mengalami prestasi naik, kadang turun, mengalami suka dan duka, kadang sehat, kadang juga sakit, dan itu semua mewarnai  kehidupan kita. Kadang kita merasa semangat, kadang merasa lelah, maka dari itu kita perlu istirahat.

Yohanes 7:38, kita percaya kepada Yesus, maka dari dalam hati kita mengalir aliran-aliran air hidup, aliran damai sejahtera, sukacita, kesabaran,dan kasih. Jadi, dalam hati ini ada aliran-aliran yang membuat kehidupan. Saat bertemu dengan orang yang putus asa, aliran hidup kita yang semangat ini akan terasa kepada orang yang putus asa di dekat kita, maka orang tersebut bisa berubah menjadi semangat. Firman Allah bagaikan air yang akan mengalir terus menerus dalam hati kita, maka dari itu kita perlu menjaga hati kita (Amsal 4:23). Untuk menjaga hati memang tidak mudah, contoh: seseorang yang sudah divonis dokter sakit kanker ganas, untuk dapat mengalir kata-kata bersyukur dari hatinya itu pasti berat, pasti lebih mudah untuk sungut-sungut, marah-marah, emosi, dsb, maka dari itu hati perlu dijaga dalam segala kewaspadaan.

Dalam Kejadian 2:2-3, pada hari ketujuh, Allah telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya, maka berhentilah/beristirahatlah Allah pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Begitu juga dengan kita, janganlah kita bekerja terus menerus sehingga kemudian mengalami masalah dan membuat kita stress, kita butuh istirahat. Saat kita mengalami kejenuhan, kita butuh istirahat, maka dari itu, di Matius 11:28-30, Yesus mengundang kita. Undangan Yesus ditujukan kepada manusia yang letih, lesu, lelah, dan beban berat agar datang dekat kaki Yesus, maka Yesus akan memberi kelegaan, kesegaran, sehingga mengalami pemulihan. Kita perlu beristirahat di dalam hadirat-Nya.

Kita perlu beristirahat di dalam hadirat-Nya dengan cara berdoa, baca firman Tuhan, memuji dan menyembah, sehingga dari hati dan kehidupan kita mengalir aliran air surgawi. Dengan begitu,kita akan merasa tenang dan bahagia. Kesehatan, pikiran, dan hati kita juga akan mengalami kesegaran dari Tuhan. Tuhan Memberkati. AMIN!

29
Mar 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
22
Mar 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
15
Mar 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
8
Mar 2020
Pdt. Johan Chrisdianto