Ringkasan Khotbah

2
Feb 2020
2 Taw. 27:6
Ps. Benny Yulianto, S. Th.

Kita akan belajar dari kisah kehidupan Raja Yotam yang mengalami kesuksesan ketika dipercaya Tuhan untuk menjadi raja atas Yehuda. Kisah ini tercatat di dalam kitab Raja-raja Israel dan Yehuda. Dalam kehidupan ada banyak sekali tantangan. Dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut, pasti mengalami pergumulan. Dalam bisnis dengan modal yang besar, contohnya di mal-mal besar yang banyak pengunjung, belum tentu toko-toko di dalamnya mengalami kenaikan omset. Terkadang pengunjungnya hanya mencari kesejukan/udara AC, sehingga kenyataanya yang punya toko di mal tersebut malah mengalami omset yang turun/sepi karena tidak ada yang beli.

Dalam menghadapi tatangan, seharusnya kita sebagai orang yang percaya berani menghadapinya dengan iman yang kuat/kokoh. Caranya adalah: dalam kehidupan rohani kita, harus ada kerinduan untuk membangun kerohanian kita. Sebab kalau tidak begitu, akan ada banyak orang KRISTEN yang hidupnya mudah putus asa, pesimis, bahkan ada yang kecewa dengan Allah. Kita perlu meneladani dari kehidupan Yotam, yaitu: rendah hati, melakukan apa yang benar di mata Tuhan, mengandalkan Tuhan, Tuhan sebagai sumber kekuatan, menyembah  kepada Allah yang benar dan Allah yang patut disembah. Kerinduan Yotam adalah: 1. Mendirikan pintu pintu gerbang tinggi di rumah Tuhan. 2. Mengadakan banyak pembangunan pada tembok. 3. Mendirikan benteng-benteng serta menara-menara di hutan, sehingga musuh yang mau menyerang mengalami kesulitan. Yotam semakin hari semakin berhasil karena Tuhan selalu menyertai Yotam, karena setiap hari, setiap saat Yotam mengarahkan hidupnya kepada Tuhan, Allahnya.

Dalam menghadapi tantangan, supaya tidak salah dan melanggar firman Tuhan saat kita mengambil keputusan, penting bagi kita untuk mengikuti petunjuk Tuhan. Sama halnya ketika kita membeli barang elektronik, selalu dilengkapi dengan buku petunjuk yang berguna untuk memberi informasi bagaimana mengoperasikan peralatan tersebut, sehingga kita dapat dengan mudah mengetahui cara penggunaannya dengan benar, sesuai dengan isi dari buku petunjuk tersebut. Alkitab adalah buku petunjuk dari Tuhan bagi hidup kita. Namun tidak semua orang memiliki kesabaran dan ketekunan dalam membaca firman Tuhan yang ada di dalam Alkitab. Kalau kita mau hidup kita maksimal bagi Tuhan, dan menjadikan Tuhan sebagai sumber kekuatan sejati, kita perlu banyak membaca firman Tuhan. Tidak ada sumber kekuatan lainnya yang dapat kita andalkan (Efesus 6:10, Filipi 4:13). Amin!

29
Mar 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
22
Mar 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
15
Mar 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
8
Mar 2020
Pdt. Johan Chrisdianto