Ringkasan Khotbah

26
Jan 2020
Yohanes 3:16
Pdt. Guana Tandjung

Banyak orang mengira bahwa Tuhan mencintai kita itu adalah cinta yang biasa, padahal Tuhan benar-benar mencintai kita dengan cinta yang luar biasa. Buktinya, Tuhan telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal kepada kita. Anak-Nya telah rela mati/rela berkorban bagi manusia. Dia benar-benar memperhatikan kita dan memberikan nyawa-Nya bagi kita.

Bukti kalau Tuhan itu benar-benar mengasihi kita:

1. Tuhan ingin ketemu. Manusia ketika jatuh cinta tentunya ingin dan rindu untuk ketemu, saling berkomunikasi, bercerita tentang dirinya, keluarganya, pengalamannya, dan keadaannya. Begitu juga dengan Tuhan, sejak awal Tuhan telah membangun hubungan dengan umat-Nya, contohnya di Keluaran 29:45-46 “Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel dan Aku akan menjadi Allah mereka. Maka mereka akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allah mereka, yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir supaya Aku diam di tengah-tengah mereka, Akulah TUHAN, Allah mereka”. Tuhan rindu dekat dengan umat-Nya dan kalau manusia mengalami masalah, Tuhan yang membawa kita keluar dari masalah, artinya Tuhan selalu memperhatikan manusia yang dicintai-Nya.

2. Memberikan yang berharga (Yesaya 9:5). Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita. Kasih yang rela mengorbankan anak-Nya untuk menebus yang dikasihi-Nya.

3. Tersakiti. Tuhan disakiti oleh perbuatan manusia tetapi Tuhan tetap mengasihi manusia. Contoh: anak bungsu yang meninggalkan bapaknya dengan membawa harta warisan yang begitu banyak. Anak bungsu berfoya-foya, hartanya habis dan jatuh miskin, tetapi dia ingat kepada bapaknya dan kembali pulang. Sampai di rumah, bapaknya memeluk anak bungsu tersebut, badan yang kotor, baju yang kotor dan berbau, tetapi bapaknya tetap mencintai. Anak bungsu tersebut diberi pakaian yang baru, sekalipun ia sudah menyakiti bapaknya melalui perbuatan hawa nafsu, tetapi bapaknya tetap mengasihinya. Itulah hati Tuhan, sekalipun manusia sudah menyakiti Tuhan, namun ketika kita bertobat, Tuhan tetap mengasihi kita. Amin!

23
Feb 2020
di Ruang Ibadah
Pkl. 09:00
8
Mar 2020
di Ruang Baptis
Pkl. 11:00
16
Feb 2020
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
9
Feb 2020
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.
2
Feb 2020
Ps. Benny Yulianto, S. Th.
26
Jan 2020
Pdt. Guana Tandjung