Ringkasan Khotbah

1
Sep 2019
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.

Hosea memberi pandangan mengenai percepatan. Adapun maksud percepatan di sini adalah tentang bagaimana umat Allah cepat memahami kehendak dan rencana Allah, dan percepatan di sini juga berkaitan erat dengan makna dari kata "pulang".

Pulang berhubungan dengan dua pilihan yaitu sorga atau neraka. Semua agama berfokus pada sorga. Tetapi bagaimana dengan jalan yang benar, cara yang benar atau kepastian yang benar tentang ke sorga itulah yang menarik dibahas.

Dalam Hosea 1:3 dinyatakan bahwa umat Allah tidak setia (yang digambarkan seperti seorang pelacur). Ketidaksetiaan umat Allah itu sangat berkaitan dengan penyembahan berhala. Jika kita mempelajari Hosea 1-14 maka akan diketahui bahwa Allah mengajari bangsa Israel dengan cara yang ekstrem (radikal dan keras) dengan tujuan supaya Israel bertobat dari penyembahan berhala. Dalam Hosea 14:9 menjelaskan tentang orang yang bijaksana bisa mengerti maksud dan kehendak Allah.

Kata "berhala" memiliki arti yang sama dengan "idol" yang bermakna membiarkan hal-hal lain menjadi pusat dari keinginan, nilai dan kebergantungan, sehingga tidak lagi bergantung dan beriman pada Allah. Serakah itu juga bermakna berhala (Ef. 5:5; Kol. 3:5) yang berarti mengambil segala sesuatu untuk diri sendiri.

Karena itu, Allah bisa pakai cara yang keras (ekstrem) supaya sadar akan pentingnya: a. Mematikan berhala/idol dalam diri kita dan b. Keyakinan bahwa kita pasti pulang. Allah menjadi pusat nilai dan pusat keyakinan kita.

Untuk apa Gereja dan Sekolah Tinggi Teologi didirikan? A. Bukan tempat mencari nafkah rohani. Tetapi menjadi agen keselamatan bagi dunia ini. B. Bukan tempat mencari kepuasan jiwa. Tetapi tempat belajar bagaimana kuat menghadapi masalah hidup ini. Namun demikian, sesungguhnya Gereja dan Sekolah Tinggi Teologi didirikan untuk memberitahukan cara yang benar tentang bagaimana jalan pulang ke sorga malalui Yesus dan juga menjadi tempat dunia mencari jawaban bagaimana cara untuk pulang ke sorga.

Sebagai umat Tuhan, mari kita tinggalkan semua "berhala" (idol) dalam hidup kita. Kita harus tetap setia dan semangat mengikut Tuhan, sebelum pulang ke sorga. Amin!

21
Sep 2019
di Halaman Parkir GPA Solo
Pkl. 07:00 - 12:00
23
Sep 2019
di Ruang Ibadah
Pkl. 18:00
28
Sep 2019
di Ruang Ibadah
Pkl. 09:00
15
Sep 2019
Ps. Benny Yulianto, S. Th.
8
Sep 2019
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
1
Sep 2019
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.
25
Agu 2019
Pdt. Julius Anthony