Ringkasan Khotbah

28
Apr 2019
Pdt. Guana Tandjung

Apa yang tidak pernah disampaikan oleh semua pendiri agama adalah tentang "kehidupan dan kematian" dan "benar dan salah" (Yoh. 1:4; 10:10; 14:6). Yesus mengajarkan tentang kehidupan (Yoh. 1:4), kata "kehidupan" (B.Yun: zoe) berarti hidup kekal. Jadi bukan sekedar tahu "benar dan salah". Yesus mati di atas kayu salib melepaskan "pengampunan" (forgive). Pengampunan artinya melepaskan kebenaran kita untuk orang lain atau membebaskan orang bersalah, supaya kita bisa menerima 'kehidupan" yang sesungguhnya.

Apa yang dihadapi oleh Adam? Kehidupan atau kematian (Kej. 3:22; 2:16-17). Jadi hidup itu bukan "benar dan salah" tapi kebenaran yang membawa kehidupan (way of life). Perkara yang menyebabkan manusia pertama mengalami kematian sekaligus terperangkap dalam kefanaan, bukanlah disebabkan mereka melakukan pelanggaran moral melainkan karena mereka makan buah yang membawa kematian.

Manusia melakukan pelanggaran, maka manusia kehilangan akses (hubungan) kepada Allah. Kehilangan terbesar adalah manusia tidak kehilangan agama (bukan kematian jasmani atau apa yang di luar kita), tapi kehilangan hubungan dengan Allah (kematian rohani atau apa yang di dalam kita).

Yesus melatih kita bukan menjadi ayam yang tidak bisa berenang, tapi melatih menjadi bebek yang pandai berenang. Jadi Yesus lebih mementingkan "being" di dalam diri, bukan "doing" di luar kita.  Anak Bungsu pada waktu "pergi dari Rumah Bapa" adalah pundi-pundi penuh, perut kenyang, jubah baru dan sepatu baru. Pada waktu "kembali ke Rumah Bapa" adalah pundi-pundi kosong, perut lapar, jubah rusak, dan sepatu rusak. Jadi yang dipullihkan Bapa adalah 'jubah rusak". Setelah kejatuhan manusia, ada 4 jubah yang mewakili keberadaan dan kehidupan seseorang, yaitu tidak punya jubah, jubah kotor, jubah yang robek dan jubah asing. Kerinduan Tuhan adalah mengenakan kembali "jubah yang terhilang". Disinilah kita harus menemukan "jubah yang hilang" supaya bisa berjalan dengan jubah Bapa (Ul. 29:5-6). Jadi Yesus menjadi "guru kehidupan" yang bukan hanya menebus dosa, tapi memberi kehidupan yang sesungguhnya. Amin!

22
Jul 2019
di Ruang Ibadah
Pkl. 18:00
28
Jul 2019
di Ruang Ibadah
Pkl. 08:30
29
Jul 2019
di Ruang Ibadah
Pkl. 19:00
21
Jul 2019
Ps. Benny Yulianto, S. Th.
7
Jul 2019
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.
30
Jun 2019
Pdt. Dr. Subagio M., M. Th.