Ringkasan Khotbah

4
Nov 2018
Matius 28:19-20
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.

Seluruh gereja di seluruh dunia memiliki Tri Tugas Gereja, yaitu Koinonia, Diakonia dan Marturia.  Koinonia artinya bersekutu, adanya persekutuan antara Allah dan jemaat, antara jemaat dan jemaat, karena itulah di dalam gereja ada ibadah-ibadah. Diakonia artinya melayani, adanya pelayanan kepada jemaat yang memiliki masalah yang berat. Karena itulah, di dalam gereja ada pelayanan konseling, pertolongan, dll. Marturia artinya bersaksi, adanya pelayanan kesaksian tentang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Bersaksi tentang perubahan-perubahan hidup yang benar.

Tri Tugas Gereja dapat dilakukan apabila: (1). Jemaat telah berubah dalam worldview-nya dan (2). Memenuhi indikator gereja yang sehat. Seperti pohon yang kita lihat adalah bagian atasnya (budaya), tapi akarnya tidak kita lihat (makna). Seperti ke gereja, kita rutin setiap minggu (budaya), tapi mengapa kita ke gereja (worldview - makna). Karena itu, kita harus menjaga hati (Ams.  4:23; Roma 12:2).

Indikator gereja lokal yang bertumbuh sehat adalah: Pertama, bertumbuh secara kuantitas dan kualitas. Kedua, terlibat dalam pekerjaan misi. Ketiga, mendirikan gereja-gereja baru. Keempat,memiliki pengaruh sosial yang baik bagi masyarakat sekitar gereja.

Pertanyaannya, apa investasi yang kita bisa lakukan Tri Tugas Gereja?

Melakukan perintah Tuhan (Mat. 28:19-20), yaitu melakukan 4 “-Lah”:

1. Pergilah (harus ada yang pergi untuk memberitakan Injil).

2. Baptislah (setelah orang yang kita injili menerima Yesus, kita harus membaptisnya sebagai bentuk pengakuan percaya kepada Tuhan Yesus).

3. Ajarlah (mengajarkan kebenaran dan firman Tuhan supaya mereka tetap berjalan di dalam Tuhan).

4. Jadikanlah (semua bangsa menjadi murid Tuhan Yesus).

Ludwig Nommensen (1834-1918) menjadi misionaris yang mendirikan gereja HKBP. Rev.Cornelius Groesbeek dan Rev.Richard van Klaveren pembawa gerakan Pantekosta di Indonesia. Walker mendirikan Sekolah Alkitab Tawangmangu. Ps. Hadi Kusumo dan Ps. Maria Kusumo mendirikan Gereja Pengharapan Allah Indonesia. Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th. menjadi senior Pastor memiliki visi yang banyak dalam Amanat Agung Yesus.

Beberapa langkah Amanat Agung yang telah gereja kita kerjakan, yaitu PAUD API, Klinik, Perintisan Gereja Anak, Pelayanan Tuna Rungu, UMAS, Sekolah Minggu, Kaum Muda, STT Pengharapan, dll.

Bagaimana kita melakukan investasi kita? Aktif membayar perpuluhan (Mal. 3:10-11; Luk. 5:32; 2 Kor. 9:6-8), Memberi tenaga, barang, uang dan doa. Semuanya itu untuk mencapai Amanat Agung Yesus, yaitu menjadikan semua bangsa menjadi murid Tuhan. Amin.

19
Nov 2018
di Ruang Rehat
Pkl. 18:00
9
Des 2018
di Ruang Baptis
Pkl. 11:00
11
Nov 2018
Ps. Benjamin Chew
4
Nov 2018
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.
28
Okt 2018
Pdt. Agus Setiadi (GES Solo Baru)
21
Okt 2018
Ps. Benny Yulianto, S. Th.