Ringkasan Khotbah

21
Okt 2018
Mazmur 83
Ps. Benny Yulianto, S. Th.

Mazmur ini adalah Mazmur terakhir yang ditulis atas nama Asaf yang berisikan tentang permohonan umat Tuhan akan pertolongan-Nya terhadap bangsa-bangsa yang bersekutu ingin menghancurkan dan memusnahkan serta menghapuskan nama Israel di muka bumi (Mzm. 83:3-4). Suatu keadaan yang tentu tidak mudah untuk menghadapi sekutu dari berbagai bangsa yang berkomitmen untuk bersatu melawan umat Tuhan dan ini merupakan puncak ancaman umat Tuhan pada masa itu sehingga umat Tuhan sangat berharap akan pertolongan Tuhan. Tujuan dari penulisan dan meyanyikan Mazmur ini agar umat selalu berharap pertolongan Tuhan sehingga mampu menghadapi ancaman yang cukup serius dari para musuhnya dan percaya bahwa tidak akan ada yang dapat menghancurkan umat-Nya.

Apa istimewanya Israel dihadapan Tuhan? Israel adalah bangsa milik kepunyaan-Nya (Mzm. 135:4). Memusuhi Israel berarti memusuhi Tuhan. Tentu Mazmur ini dinyanyikan dengan penuh pengharapan dan iman akan kebesaran Tuhan, bahwa tidak ada yang dapat mengalahkan umat-Nya.

Berbicara masalah ancaman serius yang dialami umat Tuhan ini mengingatkan kepada gereja Tuhan akan tiba masanya gereja akan diperhadapkan kepada masa-masa yang jahat dan menjadi ancaman yang serius yang menuntut hidup untuk lebih serius dalam beriman kepada Tuhan agar tidak mudah dihancurkan.

Ada dua masa jahat yang akan dihadapi oleh orang Kristen:

1. MASA YANG SUKAR. Mau tidak mau, gereja akan ada saatnya berada pada masa yang sukar seperti ini. Hal ini telah dinubuatkan oleh rasul Paulus yang ditulis di dalam kitab 2 Tim 3:1-9. Masa yang sukar di sini dalam terjemahan aslinya yang lebih tepat adalah masa bahaya; bahaya karena masyarakatnya berubah menjadi kasar, ganas, buas, yang semuanya bersumber dari penguasa yang jahat yaitu Iblis. Manusia akan dikuasai hawa nafsu yang membawa kepada kebinasaan dan orang tidak akan merasa aman dan nyaman lagi yang ada hanya takut dan kuatir.

2. MASA ANTIKRIS. Ancaman bagi gereja Tuhan puncaknya adalah pada zaman Antikris. Antrikris adalah orang-orang yang membenci dan ingin menghancurkan kehidupan anak-anak Tuhan dan mereka bukan datang dari luar kita tetapi datang dari tengah-tengah kita (1 Yoh. 2:18-19). Masa jahat ini begitu sangat jahat dan kemungkinan besar orang tidak ada yang mampu menghadapinya sebab mereka akan berjuang sendiri untuk mempertahankan iman mereka sementara kesesakan belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai peristiwa itu terjadi dan hal ini telah dinubuatkan pada zaman Daniel. Namun demikian anak-anak Tuhan jangan kuatir sebab yang namanya tercatat dalam kitab kehidupan akan terluput dari peristiwa ini dan mereka akan diangkat terlebih dahulu terhindar dari masa yang jahat itu (Dan. 12:1-4). Jadi untuk menghadapi masa yang jahat ini kita harus hidup serius beribadah kepada Tuhan guna membangun iman yang kuat agar kita dapat mempertahankan iman kita.  Membangun iman bukan hanya untuk perkara-perkara kebutuhan duniawi kita tetapi arahkanlah pembangunan iman untuk perkara-perkara yang kekal.

Bagaimana pesan kedua rasul ini dalam menyikapi keadaan atau masa yang jahat tersebut?

1. TETAP BERPEGANG KEPADA KEBENARAN (2 Tim. 3:14; 1 Yoh. 2:24). Kedua rasul ini mengingatkan kepada jemaat untuk tetap berpegang teguh kepada kebenaran yang telah diterima dan diyakini dan tidak menyimpang dari apa yang telah didengarnya semula. Pada zaman akhir, gereja akan diperhadapkan dengan kehidupan keyakinan yang tidak murni lagi. Gereja akan dipenuhi dengan praktek-praktek pelayanan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Ingat Antikris bukan berasal dari luar tetapi dari dalam (1 Yoh. 2:19). Pada zaman akhir, gereja yang tidak sungguh-sungguh hidup dalam kebenaran akan menyimpangkan keyakinan jemaat kepada yang lain dan bukan kepada Bapa, Anak dan Roh Kudus. Maka di dalam menghadapi masa yang jahat perlunya membangun keteguhan iman agar tidak mudah disesatkan (2 Tim. 3:16).

2. TETAP TINGGAL DI DALAM AJARAN YANG SEHAT (2 Tim. 4:3-4; 1 Yoh. 2:27). Kedua rasul ini memberikan penekanan pengajaran untuk menjaga iman dalam pengajaran yang sehat dan tetap tinggal di dalam Kristus. Tinggal dalam pengajaran yang sehat akan melindungi iman kita dari doktrin yang menyesatkan. Kalimat "tidak perlu lagi kamu diajar oleh orang lain", siapa yang dimaksud dengan orang lain di sini? Merekalah yang mengajarkan pengajaran di luar doktrin Alkitabiah dan itu harus dijauhi. Di akhir zaman akan muncul berbagai macam pengajaran yang intinya akan bertentangan dengan doktrin Alkitabiah sebab mereka pada prinsipnya menolak Sang Anak (Yesus Kristus). Maka perlunya kita berada di bawah otoritas pemimpin rohani yang memegang doktrin Alkitabiah dan selalu memberi diri dipimpin oleh Roh Kudus agar tidak menyimpang dari ajaran yang tidak sehat sampai Tuhan Yesus datang yang kedua kalinya dan beroleh hidup kekal. Kesimpukannya: Mari kita hidup sungguh-sungguh dan serius untuk membangun iman percaya kita agar kita mampu menghadapi masa yang jahat dan keluar sebagai pemenang. Amin!

19
Nov 2018
di Ruang Rehat
Pkl. 18:00
9
Des 2018
di Ruang Baptis
Pkl. 11:00
11
Nov 2018
Ps. Benjamin Chew
4
Nov 2018
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.
28
Okt 2018
Pdt. Agus Setiadi (GES Solo Baru)
21
Okt 2018
Ps. Benny Yulianto, S. Th.