Ringkasan Khotbah

8
Okt 2017
Ulangan 30:19-20
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.

Kain adalah manusia pertama yang dikutuk karena tidak mau bertobat. Peristiwa itu ternyata tidak membuat manusia takut dan bertobat. Pada zaman Nuh, manusia mencapai puncak kejahatannya. Jadilah kiamat pertama karena air bah. Baik setan maupun Kain, dipisahkan dari Allah untuk dibakar dalam api, namun tidak membuat manusia jera dan justru mencapai puncak kejahatannya. Meskipun diberi kesempatan 120 tahun untuk bertobat tetap mengeraskan hati.

Bangsa-bangsa Kanaan diusir keluar dari Tanah Tuhan juga karena tidak mau bertobat (Kej15:16; Ul9:5; 20:17-18). Sodom dan Gomora dimusnahkan Tuhan karena terus menolak untuk bertobat.Sebelum memusnahkan kota itu, malaikat-malaikat Allah telah memberi peringatan terakhir, tetapi terus ditentang (Kej. 19:9). Israel dipilih Tuhan untuk menjadi perlambang bagi seluruh umat manusia.

Tanah Perjanjian merupakan gambaran langit dan bumi baru yang dijanjikan oleh Allah kepada Adam. Israel diperingatkan oleh Allah untuk tidak hidup bejat seperti bangsa-bangsa Kanaan. Jika mereka memberontak melawan Tuhan maka Tuhan sendiri akan menyingkirkan mereka dari tanah berkat tersebut (Ul. 28:63-66).

Dalam Ulangan 29-30 Musa menubuatkan bahwa bangsa itu akan memberontak hingga dihukum Tuhan keluar dari Tanah Perjanjian, dan ia berpesan bahwa jika mereka sudah sadar dan bertobat maka Tuhan akan memulihkan mereka kembali. Apakah yang Anda pilih? Hidup kekal bersama Tuhan di langit bumi baru atau terpisah dari Allah selamanya?

Bagaimana memilih yang terbaik?

1. Mengasihi Tuhan.Mengutamakan Tuhan di atas diri kita. Dalam diri kita ada tahta di tubuh, jiwa dan roh kita. Siapakah yang bertahta di sana. Orang yang mengasihi/mengutamakan Tuhan lebih dari dirinya sendiri akan menerima tanda dari malaikat Allah, sedangkan yang memberontak kepada Tuhan akan menerima tanda binatang itu, yakni 666 (pemberontakan total kepada Allah). Dalam setiap keputusan, tindakan, dan perkataan, renungkanlah dahulu apakah semua itu memuliakan Tuhan (Mat22:37-40).

2. Mendengarkan suara-Nya (Ul18:15, 18-19). Ayat di atas jelas menubuatkan kedatangan Tuhan Yesus Kristus. Yesus adalah firman Allah. Ingat bahwa Allah telah berfirman bahwa Juruselamat (Yang Tidak Bersalah) akan meremukkan kepala ular. Yesus adalah Penggenapan firman Allah itu. Yesus adalah Allah sendiri yang datang menyelamatkan umat-Nya. Menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Satu-satunya Tuhan dan Juruselamat. Tidak lagi hidup menuruti keinginan dan nafsu, tetapi menuruti Allah. Sederhana saja hidup dalam hukum kasih.

3. Setia kepada Tuhan. Kapan kesetiaan diuji? A. Saat menghadapi kesulitan. Ketika mengharapkan pertolongan Tuhan tetapi tampaknya lama, apakah akan mencari pertolongan dari ilah lain. Apakah akan menghalalkan segala cara? Tahukah Anda bahwa aturan makanan adlaah lambang dari keadaan manusia? Bangsa-bangsa makan apapun untuk hidup, melambangkan bahwa manusia menghalalkan segala cara demi mendapatkan apa yang mereka inginkan untuk hidup. Sedangkan Israel hanya memakan apa yang diperintahkan Tuhan melambangkan bahwa demi memperoleh kehidupan manusia harus berjuang sesuai firman Allah. Allah ingin kita hidup dalam esensi Taurat, bukan ritusnya. Yusuf setia kepada Allah meskipun menghadapi keuslitan, kekecewaan, penganiayaan, dll. Sedangkan banyak tokoh Alkitab lain tidak setia. B. Saat kelimpahan berkat. Mudah menjadi sombong dan merasa bahwa keberhasilan adalah prestasi pribadi (Ul6:10-12). Amin!

23
Okt 2017
di Ruang Rehat
Pkl. 18:00
12
Nov 2017
di Ruang Baptis
Pkl. 11:00
15
Okt 2017
Paul G. Caram
8
Okt 2017
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
1
Okt 2017
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.
24
Sep 2017
Ps. James Kawiso (Uganda)