Ringkasan Khotbah

18
Okt 2015
Pkh. 3:15, Efe. 1:4-5, Yer. 1:5-10, Kej. 45:7-8
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.

Materi Camp Minggu, 18 Oktober 2015, Oleh Ps. dr. Liem Pik Jiang

 

DI PIKIRAN DAN DI RENCANA TUHAN

Apakah ada kebetulan? Jika ada, apa contohnya? Jika tidak ada, siapa yang berperan? Jawabannya ialah: Tidak ada kebetulan. Semua terjadi karena tiga sebab, yaitu Tuhan, manusia, dan setan. Belajar dari Alkitab: Pkh. 3:15, Efe. 1:4-5, Yer. 1:5-10, Kej. 45:7-8. Dari ayat-ayat tersebut kita dapat menarik kesimpulan:

1. Kita ada di bumi ini bukan karena kebetulan. Tuhan tidak pernah menciptakan manusia tanpa maksud dan hanya sekedar saja diciptakan lalu ditinggalkan. Allah telah menetapkan Yeremia, memberi visi kepadanya untuk melakukan perubahan-perubahan di antara bangsa-bangsa. Hal yang sama juga Tuhan lakukan pada kita, apakah Anda menyadari bahwa Tuhan menciptakan kita bukan karena kebetulan? Jika demikian, untuk apa Tuhan menciptakan Anda? Untuk apa Tuhan menempatkan kita di bumi ini.

2. Kita ada di bumi ini karena telah direncanakan dan ditentukan Tuhan. Jauh sebelum kita lahir, jauh sebelum kita ada di benak orang tua kita, kita telah ada di dalam pikiran Tuhan, dan di dalam rencana Tuhan! Kita adalah hasil dari sesuatu yang direncanakan Allah. Melalui Tuhan Yesus Kristus, Tuhan telah menghasilkan perubahan-perubahan di dalam diri kita sesuai dengan gambaran yang dimiliki Allah tentang apa yang dapat dan seharusnya terjadi dalam hidup kita.

3. Kita ada di bumi ini karena visi Tuhan untuk menyelamatkan manusia dan dibentuk untuk tujuan khusus yang Ia rencanakan dan tentukan. Kita adalah buatan tangan Tuhan, dikerjakan dan dirangkai dengan hati-hati, dibuat secara rinci untuk sebuah agenda ilahi yang telah dipersiapkan Allah sebelumnya (Efe. 2:10). Artinya: kita adalah bagian dari visi Tuhan. Tuhan telah memutuskan mengenai apa yang akan dan seharusnya terjadi dalam hidup kita. Tanpa mengetahui hal ini, kita tidak dapat membuat prioritas yang benar dalam hidup kita. Kita ada di bumi ini untuk mencapai visi Tuhan yang telah menciptakan kita. Visi Tuhan untuk kita akan membuat hidup kita memiliki dampak kekekalan! Visi individual adalah hanya sebagian kecil saja dari rencana Tuhan yang telah Tuhan rencanakan. Tanpa visi Tuhan maka hidup menjadi terlalu umum, hidup hanya untuk mencari uang dan mengejar kesenangan. Bahkan sebuah pelayanan tanpa visi Tuhan hanyalah merupakan sebuah ambisi pribadi sang pendeta. Apakah visi Allah untuk kita lakukan? Mengumpulkan uang juga merupakan sebuah bentuk visi, tetapi masalahnya adalah visi semacam itu menyebabkan orang bertanya-tanya, apa sebenarnya yang lebih baik yang bisa didapatkan dengan uang? Apa yang seharusnya kita lakukan dengan uang, bagaimana mempertanggungjawabkan penggunaan uang di muka bumi ini kepada Tuhan? Apakah uang akan kita pakai untuk mendatangkan dampak yang ada hingga kekekalan? Memuliakan Tuhan? (Mat. 28:19-20). Kita mengerti bahwa perintah ini dilaksanakan demikian: membentuk jemaat lokal yang kuat dan alkitabiah di Solo untuk membangun gereja-gereja yang kuat dan alkitabiah di seluruh dunia. Praktisnya bagaimana kita melakukan hal tersebut adalah dengan melatih dan mempersiapkan jemaat untuk merintis gereja.

a. Jemaat lokal

b. Mengambil anak-anak asuh baik dari dalam maupun luar negeri untuk dipersiapkan dan dikirim kembali ke daerah asal. Jika mengirim orang dari Pulau Jawa, persentase kecil mereka bisa bertahan di medan pelayanan, belum lagi masalah budaya, dll. Kita bisa merintis gereja internasional dengan cara ini. Orang dari posisi geografis berbeda dibawa ke Solo, dijadikan jemaat terlebih dahulu, lalu dididik selama 4 tahun dan dikirim kembali.

c. Mengajar dan menggerakkan jemaat untuk mendukung pekerjaan perintisan dengan doa, dana, tenaga, dll. Tidak semua orang memiliki karunia untuk berangkat merintis gereja, setiap anggota jemaat memiliki panggilan dan talenta masing-masing. Jika tidak memenuhi kriteria untuk berangkat, maka bukan berarti boleh tinggal duduk berpangku tangan saja, tetapi dapat aktif terlibat untuk mendukung di dalam berbagai hal yang lain.

Amin!

23
Apr 2018
di Ruang Rehat
Pkl. 18:00
13
Mei 2018
di Ruang Baptis
Pkl. 11:00
22
Apr 2018
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.
15
Apr 2018
Bp. Bambang Sulistyo, M.Th.
8
Apr 2018
Ps. Suhardi (Abbalove)
1
Apr 2018
Ps. Dr. dr. Liem Pik Jiang, M. Th.